Bandar Sakong Bandar Q Bandar Sakong Bandar Sakong

Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku

Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku - Hallo Semuanya, Kali ini Musim Lendir, akan mencoba memberikan cerita dewasa Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku, Silahkan membaca dengan khusu biar Lendir lancar di buang hahahah...

Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku
Judul Cerita : Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku
Bandar Sakong Bandar Sakong

lihat juga


Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku

Musimlendir kali ini menghadirkan cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita ngentot, foto sex, berjudul “Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku” hot terbaru 2016 – Baca juga: Cerita Dewasa Threesome

Cerita Sex Terbaru | Seperti halnya umumnya orang lain, setelah selesai Kuliah kemudian cari kerja dan nikah. Demikian pula dengan kehidupan yg kujalani, sejak setamat dari SLTA di Kotaku di Jawa Tengah, aku melanjutkan Kuliah di Bandung di suatu Universitas ternama. Tahun 1994 adalah tahun kelulusanku dan di tahun itu pula aku diterima di suatu Perusahaan BUMN setelah melalui penyaringan beberapa kali dan sangat ketat.

                                               Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku
                                         

Cerita Dewasa Terbaru | Kehidupan ini kujalani seolah tanpa hambatan, lancar-lancar saja, tdk seperti yg kebanyakan orang bilang bahwa kehidupan ini penuh perjuangan dan sulit untuk mencari kerja. Hal ini pernah aku syukuri bahwa ternyata aku diberikan banyak kemudahan-kemudahan oleh Tuhan didalam mengarungi kehidupan dijaman serba sulit ini.

Karena telah merasa cukup dan sedikit mempunyai kemampuan untuk membina Rumah Tangga maka pada tahun 1995 aku beranikan diri untuk melamar dan melakukan kesepakatan untuk menikah dengan seorang gadis Cantik idamanku yg sejak semester awal kuliah aku mengenalnya dan sejak saat itu pula aku bersepakat untuk pacaran.

Sebut saja namanya Susan, gadis asal Jawa Barat dengan kulit putih mulus yg sangat terawat dengan rambut hitam kelam yg lebat. Hal ini sangatlah wajar karena ditunjang dengan kemampuan materi Orang Tuanya yg sebagai pengusaha. Perbedaan usia hanya satu tahun antara aku dan Susan yg sekarang sudah menjadi istriku, aku lebih tua dan kini usiaku 36 tahun.

Banyak teman-temanku bilang bahwa aku adalah laki-laki yg sangat beruntung bisa beristrikan seorang wanita seperti Susan istriku. Disamping orangnya baik, supel, cantik, padat berisi, kaya lagi. Bulu-bulu halus tumbuh agak lebat dilengannya yg sangat mulus. Pernah seorang teman bilang bahwa
“dijalan raya saja banyak kendaraan apalagi diterminal”.

Hal itu memang suatu kenyataan dan merupakan gaya tarik yg sangat luar biasa yg bisa menimbulkan birahi yg menggebu-gebu bila melihat istriku Susan telah melepaskan semua pakaian yg menutupinya, dengan kulit yg putih mulus dan bulu-bulu hitam lebat diantara pangkal kedua belah pahanya yg sangat kontras, sungguh hal ini yg membuat aku semakin tak tahan untuk berpisah lama-lama dengan istriku. Tinggi badan istriku 167 cm dan beratnya saat ini sekitar 53 kg.

Kehidupan rumah tanggaku telah kujalani dengan penuh kebahagiaan selama kurang lebih delapan tahun, apalagi pada tahun ketiga pernikahanku telah lahir seorang anak laki-laki yg tumbuh dengan sehat dan lucu yg kini telah berusia 5 tahun. Ditambah lagi pada tahun ke-enam pernikahan, kami pindah ke rumah yg kami beli dari hasil jerih payahku sendiri selama ini walau hanya merupakan rumah KPR bertype 45. Kalau dibandingkan dengan rumah mertua sangatlah tdk seimbang dan istriku sangat menyukainya karena segala sesuatunya dialah yg mengaturnya tanpa harus campur tangan orang lain seperti sebelumnya yaitu di rumah orang tuanya.

Dirumah kami inilah awal dari segala perubahan kehidupan yg aku rasakan sangat bahagia menjadi suatu siksaan dan tekanan bathin yg menimpa diriku hingga kini. Awalnya setelah hampir setahun tinggal dirumah sendiri, istriku berangsur-ansur sudah mempunyai kebebasan, keleluasaan termasuk untuk menyampaikan uneg-unegnya yg selama ini terpendam, yg aku sendiri sebagai suami telah disadarkan bahwa ternyata didalam kehidupan sexual istriku masih banyak ketdk puasan atas sikap dan kemampuanku sebagai seorang suami selama ini. Memang selama ini aku didalam melakukan hubungan senggama tdk bisa bertahan lama, paling lama mungkin hanya 20 menit itupun kalau aku dalam kondisi fit.

Cerita Sex – Walau sebelumnya sudah melakukan pemanasan dan aku sering melihat, merasakan bahwa memek istriku sudah basah pertanda adanya rangsangan. Tragisnya bila pemanasan dilakukan terlalu lama maka semakin aku tak tahan untuk berlama-lama. Aku telah berusaha berkali-kali untuk pengaturan waktu agar terjadi kelambatan dan penundaan dalam penyemprotan (ejakulasi), semua itu pasti mengalami kegagalan. Cerita Sex Memuaskan Birahi Istriku

Yg aku rasakan bila sedang berhadapan dengan istriku dalam melakukan senggama adalah gairahku yg menggebu dan kenikmatan-kenikmatan yg tiada tara bila k0ntolku telah kumasukan dalam memeknya, dan berikutnya aku slalu tdk bisa mengendalikan diri lagi sehingga dalam tempo yg singkat pertahananku pasti tak terbendung lagi. Perlu diketahui bahwa sejak pernikahan hingga kini hampir tiada perubahan atas alat kewanitaan istriku, selalu terasa sempit dan nikmat. Hal ini dimungkinkan karena pada saat melahirkan anakku satu-satunya dengan cara Caesar sehingga secara phisik tdk banyak perubahan.

Aku telah berusaha untuk mengkonsumsi obat-obatan dan sering pula untuk konsultasi ke dokter tetapi hasilnya belum juga adanya hasil dan perubahan yg diharapkan atas daya tahanku. Pada awal-awal pernikahan dulu, aku bisa melakukan senggama berulang-ulang hingga 4 atau 5 ronde dalam semalam dan itupun umumnya yg ke 4 atau ke 5 yg mempunyai daya tahan dan dapat mengimbangi kemauan istriku.

Tapi saat ini dua rondepun sangat sulit aku lakukan, biasanya bila telah mengeluarkan sperma, badanku terasa lunglai dan ngantuk yg amat sangat. Mungkin hal ini akibat berat badanku yg sudah tdk seimbang lagi dengan tinggi badanku dimana perutku sudah membuncit dan sama sekali tdk atletis. Tinggiku 170 cm dan beratku 83 kg. Sejak masa SLTP aku mempunyai kegemaran atau hobby yg hingga kini masih sering aku lakukan.

Kegemaran tersebut adalah bermain Catur. Kegemaran ini sering aku lakukan dengan orang-orang atau teman pada saat-saat senggang dan sudah merupakan rutinitas hingga kini yaitu pada setiap Jumat malam aku bermain catur dengan seorang tetanggaku yg bernama Bimo. Kadang Sabtu malampun bila sama-sama tdk mempunyai acara lain yg lebih penting kami asyik bermain Catur hingga kami betul-betul sudah capek dan suntuk.

Sabtu dan minggu kebetulan sama-sama merupakan hari libur buat kami berdua. Dia kami kenal sejak pindah di perumahan yg kami tinggali saat ini dan Bimo ini walau sudah bekerja, mempunyai rumah sendiri dan berusia mendekati angka 33 belum juga menikah. Orangnya tampan dan mempunyai tinggi tdk beda jauh dengan diriku, hanya saja badannya lebih atletis. Disamping mempunyai kegemaran bermain Catur, dia juga mempunyai jadwal rutin untuk bermain tennis. Bimo inilah yg akhirnya semakin membuat bathinku menjadi tertekan dan tak berkutik untuk menghadapai gelombang percaturan cinta istriku hingga kini.

Dengan media papan catur ini, hubungan antara keluargaku dengan Bimo menjadi akrab dan dekat. Kedekatan yg masih dalam batas wajar-wajar saja, begitupun hubungan antara istriku Susan dengan Bimo, masih dalam etika kewajaran tanpa ada sesuatu yg perlu dicurigai. Sudah menjadi kebiasaan istriku, bila kami sedang bermain catur dan anakku sudah lelap tidur, istriku ikut juga menemani sambil memberikan dukungan untuk menyediakan secangkir kopi dan aneka camilan.

Karena sudah terbiasa dan akrab, dalam menemani kami bermain catur, istrikupun dalam berpakaian juga biasa saja yaitu kadang pakai celana pendek ataupun baju tidur dan biasanya istriku hanya mampu menemani hingga jam 12 malam yg selanjutnya berpamitan untuk tidur lebih dulu. Permainan catur ini kami lakukan diruang keluarga dengan ber-alaskan karpet dan kadang dalam menemani kami, istriku menggelar kasur lipat sambil nonton TV.

Aku pernah beberapa kali melihat mata Bimo mencuri-curi pandang pada bagian-bagian tubuh indah istriku pada saat menemani kami bermain catur ataupun pada saat istriku sedang tiduran dikasur lipat tapi semua itu aku abaikan. Dan pernah aku rasakan permainan catur Bimo sangat tdk bagus dan kurang kosentrasi, dan setelah aku cari tahu penyebabnya ternyata aku melihat bahwa matanya sering terarah ke paha mulus istriku yg saat itu duduk disebelahku. Cerita Sex Memuaskan Birahi Istriku
Inipun aku abaikan bahkan aku merasa bangga mempunyai istri yg memang penuh dengan kekaguman. Tapi suatu Jum”at malam kira-kira enam bulan yg lalu, pada saat permainan catur baru beberapa babak, aku merasakan kantuk yg amat sangat setelah minum kopi yg disediakan istriku dan hal ini kusampaikan pada istriku yg saat itu menemani kami.

“Ma.. Papa kok ngantuk berat yaa..”
“Masak sih.. Papa khan udah minum kopi? Masak masih ngantuk juga..”

Dan berikutnya aku nggak bisa tahan lagi, aku terlelap dan tak ingat apa-apa lagi. Apakah Bimo langsung pamitan pulang, akupun tak tahu. Yg aku tahu pagi-pagi aku bangun dalam posisi ditempat tidurku dalam kondisi badan yg sangat segar.

Jum”at malam berikutnya berjalan biasa saja, permainan caturku dengan Bimo berakhir hingg jam 3 pagi dan Bimo berpamitan untuk pulang. Begitu juga dengan Jum”at malam selanjutnya tanpa ada rasa kantuk tapi Sabtu malam kami bermain catur lagi karena sama-sama tdk mempunyai acara masing-masing dan rasa kantuk menyerang aku lagi sekitar jam masih menunjukan pkl 10.15 malam.

Kali ini aku pamitan untuk tidur dan Bimo kuanjurkan untuk pulang. Pada saat masih tersisa kesadaran sebelum terlelap, aku sempat istriku berbicara sama seseorang sesaat setelah mengantarku ke kamar tidur dan kejadian selanjutnya aku tak tahu apa-apa.

Timbul tanda-tanya dan curiga pada diriku, kenapa rasa kantuk begitu tiba-tiba, dan akhirnya aku sempat curiga telah terjadi sesuatu pada istriku apalagi akhir-akhir ini tampilannya tambah seksi dan merias diri. Aku tdk mau sembrono dengan semua ini dan aku tdk mau menyakiti istriku atas kekeliruan akibat kesalah dugaanku yg tanpa bukti.

Maka pada saat menjelang tiba jadwal catur rutinku dengan Bimo, aku mempersiapkan diri mengatur strategi agar semua apa yg ada dibalik kecurigaanku bisa terjawabkan. Sekitar jam 7 malam, aku telah mengkonsumsi (minum) obat anti kantuk. Hal ini aku lakukan karena aku telah curiga bahwa didalam minuman kopi yg disediakan istriku telah dicampuri obat tidur.

Permainan catur dimulai sekitar jam 19.30, semua berjalan seperti biasanya. Istriku menemani dengan tampilan terkesan sangat ceria. Kopipun aku minum seperti biasanya tapi hanya seperempat gelas saja. Sekitar jam 10.00 malam, aku merasa sedikit kantuk, dan sesuai strategi dan rencana, aku pura-pura ngantuk sekali dan selanjutnya aku pura-pura tak tahan lagi sehingga istriku memapahku ketempat tidur.

Beberapa saat kemudian, sayup-sayup terdengar istriku melakukan dialog dengan seseorang dan dengan perlahan-lahan aku intip dari lubang kunci, ternyata istriku sedang duduk berhadap-hadapan diantara papan catur dengan Bimo. Mereka seolah-olah lagi bermain catur.

Beberapa menit kemudian istriku beranjak menuju kekamar tidurku dan buru-buru aku segera memposisikan diri seolah tertidur lelap. Istriku menggoyang-goyangku seolah mau membangunkanku.

“Pa.. Pa.. gimana nih caturnya? Mau dilanjutin?”

Aku diam seolah pulas sekali dan istriku keluar kamar yg sebelumnya menyelimutiku dan menghidupkan lampu tidur dikamarku. Sekitar dua menit kemudian, aku mencoba mengintip lagi dari lubang kunci, ternyata papan catur telah ditinggalkan begitu saja. Diantara kerasnya suara TV, aku masih sedikit mendengar bahwa istriku telah melakukan aktifitas, apa itu, akupun belum tahu.

Kemudian aku ambil kursi rias yg ada dikamarku secara perlahan dan kutaruh dekat pintu. Dengan harapan aku bisa melihat aktifitas istriku melalui ventilasi diatas pintu kamarku. Betapa terkejutnya aku, ternyata istriku sedang berpagutan mesra diatas kasur lipat dengan Bimo. Badanku secara mendadak menggigil dan mengeluarkan keringat dingin. Aku bingung dan serba salah, apa yg harus aku lakukan, aku tak tahu.

Sejenak aku ingin membuka pintu dan menghentikan tindakan pengkianatan yg dilakukan istriku dan Bimo, tapi keberanian itu menjadi padam begitu aku teringat bahwa istriku sering mengeluh atas ketdk mampuanku untuk bertahan lama dalam senggama. Aku bingung dan kulihat lagi mereka yg ternyata tangan kanan Bimo telah menyelinap didalam celana pendek istriku.. Och.. semakin aku tak mampu berbuat apa-apa.

Sekilas sempat aku berpikir mungkin perbuatan mereka kali ini bukan yg pertama kali dan semakin aku yakin bahwa selama ini istriku telah sengaja memasukan obat tidur pada kopiku sehingga mereka leluasa untuk bermain catur birahi dan dengan demikian maka tetangga yg lain tak akan pernah curiga.

Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku

Bimo dengan semangatnya melahap bergantian kedua puting susu dihadapannya dan tangannya telah berhasil memelorotkan celana pendek istriku. Aku hanya termangu menyaksikan aksi mereka berdua yg nampak saling semangat dan saling menyerang. Jantungku semakin berdebar. Sesaat kemudian mereka berdiri sambil melepaskan pakaian masing-masing, sesaat kemudian baik istriku dan Bimo telah telanjang bulat. K0ntol Bimo telah berdiri kencang dan tegak, diameternya tdk beda jauh dengan punyaku tapi panjangnya mungkin sedikit lebih panjang punya Bimo.

Istriku dipepetkan ditembok, mereka saling berciuman dengan ganas sekali, tangan kanan istriku meremas-remas k0ntol Bimo dan tangan kanan Bimo menggesek-nggesek memek istriku. Terlihat istriku tdk sabaran, k0ntolnya Bimo diarahkan ke memeknya dengan sedikit kaki kiri istriku diangkat Bimo maka masuklah senjata Bimo pada memeknya, terlihat istriku memejamkan mata.
“Oooch.. kocok Dik Bimo.. kocok..”

Dengan gerakan naik turun, Bimo mengocok berulang-ulang dan badan mereka berdua semakin mengkilap karena keringat.

“Cek.. cek.. pleek.. plek.. ceck..”
Sesaat kemudian kocokan Bimo berhenti

“Mbak Susan.. enak sekali memeknya.. terasa kenyuut-kenyuut..”

“K0ntolmu juga Dik Bimo.. gagah perkasa..”

Kemudian gantian kaki kanan istriku diangkat dengan tangan kiri Bimo dan kocokan dilanjutkan lagi.

“Och.. ooch.. enak Dik.. teeruuss.. kocok teruuss..”

“Mbak.. aku mau keluar Mbak..”

“Jangan dulu Dik Bimo.. jangaann.. akuu masih pingiinn lama-lama Dik”

“Nggak tahaann Mbaak.. aku nggaak tahan.. uenaakk Mbakk..”

Terlihat Bimo menghentikan kocokannya dan semakin menekan dalam-dalam k0ntolnya dalam memek istriku.

“Ma’af Mbak.. aku nggak tahaann.. ma’aaf.. oocchh.. oocchh..”

Istriku memeluk erat-erat tubuh Bimo seolah nggak mau dilepas seterusnya.

“Kenapa buru-buru dikeluarin Dik.., aku belum dapet lho..”

“Sabar Mbak.. betul-betul aku nggak tahaann.. wuennaakk buuanget.. memek Mbak hangett sekali dan waouw.. suereett Mbaak..”

Sesaat kemudian terlihat k0ntol Bimo terlepas dari memek istriku dan dibarengi tetesan sperma dari dalam memek istriku dan istriku mengambil handuk kecil untuk mengeringkan keringat serta membersihkan memeknya.

Oochh hanya segitu kemampuan si Bimo (pikirku), aku agak lega ternyata kemampuannya tdk beda jauh dengan kemampuanku. Aku menghela nafas panjang, dan berharap mudah-mudahan istriku menjadi kapok karena tdk terpuaskan oleh Bimo dengan begitu pasti tdk akan mengulanginya lagi. Tapi.. kenyataannya lain dari dugaanku..

Bimo betul-betul dapat layanan spesial dari istriku, diambilkannya segelas air minum dingin dan diminum bergantian dengan istriku. Sambil bersandar di dinding, kaki Bimo diselonjorkan dan istriku mendekati Bimo dengan duduk berhadapan diatas pangkuannya.

“Mbak.. susunya masih kenceng dan bulu-bulu memek Mbak yg lebat ini (sambil tangan kanan Bimo mengelus mesra memek istriku), membuatku ingin tiap malam bertandang kerumah Mbak ini..”

“Sama Dik Bimo.. aku sendiri tiap hari rindu sama k0ntolmu yg ini..”, (sambil tangan kanan istriku mengelus k0ntol Bimo yg masih lunglai).

Mereka saling kecup dan saling pagut kembali, tangan kiri Bimo memeluk punggung istriku dan tangan kanannya mengelus-elus secara bergantian gumpalan bokong istriku yg mulus dan menggairahkan, sesekali jari tengah Bimo mengusap memek dan permukaan anus istriku sehingga istriku melakukan gerakan-gerakan berkedut akibat geli-geli nikmat.

“Ouuw.. ouucwww.. woouuwww.. geli Dik Bimo..”

Tak kalah lihainya, tangan kanan istriku meremas-remas K0ntol Bimo yg sudah agak mulai mempunyai semangat baru. Badan Bimo bergeser kearah kasur lipat yg sedari tadi belum dimanfaatkan sambil istriku tetap dipangkuannya. Dan sekarang istriku dalam posisi diatas dan masih menunduk karena pagutan yg terlihat mulai panas kembali.

Kedua tangan Bimo meremas-remas bongkahan bokong istriku yg semakin lama bergerak berputar-putar tak karuan. Istriku terlihat mulai bangkit lagi semangatnya yg terpendam akibat belum terpuaskan. Kecupan demi kecupan istriku menjalar dari bibir Bimo, ke leher, ke dada dan puting Bimo dan terakhir berhenti sejenak mengulum membasahi helm k0ntol Bimo yg sudah berdiri tegak siap perang kembali.

Istriku terlihat sudah nggak tahan begitu melihat k0ntol Bimo tegak menantang, dan segera dituntun untuk dimasukkan kedalam memeknya. Diputar-putar kepala k0ntolnya di bibir memeknya yg sedikit berlendir dengan tangan kanannya dan sesaat kemudian, blless.., istriku sedikit menjerit histeris.

“Woouuwww.. heehhii.. heehhii..”

Badan istriku sedikit bergetar dan diam sejenak sambil kedua tangannya bertumpu pada dada Bimo, sebaliknya kedua tangan Bimo meremas-remas buah dada istriku. Mulanya dengan gerakan sedikit memutar dan kemuadian istriku menaik turunkan pantatnya.

“Teruuss Mbak.. terruuss Mbak.. teerruuss..”

“Kocok Mbak Susan sayang.. kocokk.. putaarr.. dan.. teerruuss..”

“Woouwww.. woouwww.. enakk Dik.. woouwww..”

Sambil sedikit membungkuk, istriku melakukan gerakan tarik tekan berulang-ulang, semakin lama semakin cepat dan beberapa saat kemudian.

“Woouuwww.. woouuwww.. akuu mau keluar Dik Bimo.. woouwww..”

Gerakan tarik tekan istriku semakin kenceng dan mendadak terdiam sambil pantatnya berdenyut-denyut menekan-nekan.

“Woouuwww.. woouwww.. aakkuu keluar Dik Bimo saayyaanngg..”

Mereka saling berpelukann erat dan pantat istriku masih berdenyuutt kenyuutt menekan-nekan seolah-olah K0ntol Bimo akan dilahap dimasukkan kedalam memeknya sedalam-dalamnya tanpa sisa.

“Wwoouuwww..”

Napas istriku terlihat tersengal-sengal dan berangsur-angsur menjadi diam tanpa gerakan sedikitpun karena lunglai kenikmatan yg habis diraupnya. Bibir Bimo dikecupnya berulang-ulang.

“Terimakasih Dik Bimo.. terimaksih.. wuennaakk sekali..”

Bimo mulai sedikit melakukan gerakan menaik turunkan k0ntolnya dimemek istriku perlahan-lahan dan gerakan itu rupanya disambut oleh istriku yg masih ingin mencari kenikmatan-kenikmatan yg sudah lama tdk didapatkan dari aku suaminya.

Dengan posisi sedikit dirubah, istriku bertumpuh dengan kedua lututnya disamping pinggul kiri kanan Bimo, istriku mulai memompa dan menggosok-gosokan memeknya pada tiang kemerdekaan Bimo. Perlahan tapi pasti dan semakin lama semakin cepat kocokan-kocokan yg dilakukan mereka berdua. Istriku dengan gerakan angkat tekan dan Bimo gerakan tarik dorong keatas sekencang-kencangnya dan itu semua menimbulkan bunyi. Istriku mulai terpancing lagi dan….

Cerita Sex Memuaskan Birahi Istriku

“Zzhh.. woouwww.. zzhh.. woouwww.. zzhh.. woouwww..”

“Terruuss.. yyaa.. teerruuss.. hmemmhh.. yaa..”

Gerakan mereka berdua semakin berpacu.. kencang.. dan keraass seolah mereka mau mengakhiri semuanya dan.

“Aku mau keluar lagi Dik Bimo sayaangg.. teerruuss.. teerruuss..”

Mendadak istriku memeluk erat dada Bimo, gerakan sama sekali berhenti dan kembali lagi bongkahan pantat istriku berdenyut-denyut menekan-nekan tanda kenikmatan yg tiada tara.

“Mbak Susan.. memeknya semakin licin dan kenyuutt-kennyuutt Mbak”

“Wuenakk Mbak.. k0ntolku terasa dipijit-pijit.. Mbak Susan sayaang..”

Setelah berhenti melakukan gerakan beberapa saat, istri langsung dibalik oleh Bimo sehingga posisinya dibawah. Ternyata Bimo belum sampai final. Dengan rakusnya Bimo menghisap puting susu istriku yg semakin memerah dan kenceng. Istriku menggelinjang-nggelinjang ke-enakan dan pantat Bimo mulai memompa naik turun.

Gerakan Bimo memompa naik turun lama sekali. Kemudian Bimo menghentikan kocokannya dan akhirnya kaki kiri istriku diangkat tegak lurus dan ditekan-tekannya k0ntolnya sekencang-kencangnya.

“Teruuss.. teruuss.. Dik Bimo.. teruuss.. dinding rahimku terasa tersundul-sundul.. wuennaakk Dik.. teruuss dikk..”

Bimo mengganti kaki kanan istriku yg sekarang diangkat dan tekanan demi tekanan semakin membuat keringat mereka berdua bercucuran.

Dalam hatiku, edan tenan tetanggaku ini. Di satu sisi dia sebagai lawan seru caturku. dan disisi lain ternyata dia menjadi lawan tanding birahi sex istriku. Aku mangaku kalah dalam mengontrol daya tahan tetapi aku tak boleh menyerah.. aku harus bisa.. tapi.. apa mungkin aku bisa. Aku sedari tadi diam tertegun melihat keganasan mereka berdua dan aku hanya bisa meremas-remas k0ntolku yg basah karena lendir akibat terangsang hebat. Badanku terasa kelu dan kaku karena depresi, tegang dan amarah yg menjadi satu.

Kulihat lagi permainan mereka, dan ternyata kini kedua kaki istriku diangkat dengan cara tangan kiri Bimo memegang pergelangan kaki kanan istriku dan sebaliknya tangan kanan Bimo memegang pergelangan kaki kiri istriku. Yg menjadi iri dan aku tertegun, selain Bimo masih mengocok k0ntolnya, kedua kaki istriku dimainkan dengan cara dirapatkan tegak lurus dan kemudian dikangkangkan, begitu terus berulang dan terlihat dari mimik wajah istriku, dia menikmati semua gerakan yg dilakukan oleh Bimo.

“Ech.. ouw.. ouw.. yaou.. teruuss.. terruss.. oeii..”

Beberapa menit kemudian gerakan maju mundur Bimo semakin kencang dan.

“Mbak.. aku nggak kuat lagi Mbak.. aku keluarin didalam yaa..”

“Nggak papa Dik.. semprotkan semuanya di dalam.. ayoo..”

Dan gerakan Bimo mendadak berhenti sambil memeluk kedua kaki istriku, pantatnya semakin ditekankan kedepan dan berkedut-kedut.

“Oochh.. ouch.. creett.. creutt.. cruutt..”
Bimo rebah dipelukan istriku.
Cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita ngentot, foto sex, berjudul “Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku” hot terbaru 2017


Demikianlah Artikel Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku

Sekian Blog Lendir Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku, Mudah-mudahan bisa membantu kalian yang sedang kesepian dan bisa menghantarkan tidur pulas hahhaha

Anda sedang membaca artikel Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku dan artikel ini url permalinknya adalah http://musimlendir.blogspot.com/2017/01/cerita-dewasa-memuaskan-birahi-istriku.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Tag : ,,,,,

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Cerita Dewasa Memuaskan Birahi Istriku"

Post a Comment