Bandar QBandar QBandar QBandar Q

Cerita Dewasa Tempat Kos Yang indah

Cerita Dewasa Tempat Kos Yang indah - Hallo Semuanya, Kali ini Musim Lendir, akan mencoba memberikan cerita dewasa Cerita Dewasa Tempat Kos Yang indah, Silahkan membaca dengan khusu biar Lendir lancar di buang hahahah...

Cerita Dewasa Tempat Kos Yang indah
Judul Cerita : Cerita Dewasa Tempat Kos Yang indah
Domino Kiu KiuBandar QJudi Bola

lihat juga


Cerita Dewasa Tempat Kos Yang indah

Musimlendir kali ini menghadirkan cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita ngentot, foto sex, berjudul “Cerita Dewasa Tempat Kos Yang indah” hot terbaru 2017

Cerita sex terbaru ini terjadi waktu aku datang ke wisudanya di Manggala Wana Bakti, nah setelah selesai di wisuda ceritanya aku dan dia itu ke tempat kostnya di daerah Palmerah. Nama temanku Deris (sudah disamarkan).

                                                  Cerita Dewasa Tempat Kos Yang indah
                                                    

Cerita Ngentot | Secara garis besar dia adalah seorang gadis yg cantik dengan ukuran dada 36B, lalu dengan tinggi 159 cm dan berat 48 kg, dan rambut hitam legam sepundak, memang 2 tahun lebih tua dari aku, aku kenal sama dia pas waktu dia mengulang salah satu mata kuliah di semester 2 sejak itu aku cukup akrab dengan dia, dan dia adalah satu-satunya orang yg tahu pengalaman misteriusku dengan Vita.

Deris adalah anak seorang pengusaha sukses di Bali, tapi karena dia ingin sekali kuliah jurusan komputer di Jakarta, akhirnya dia kost di dekat kampus, karena memang Deris tdk mempunyai keluarga di Jakarta Sesampainya di tempat kostnya terus terang aku kagum banget karena rumah kost Deris itu bagus banget, memang sih Deris pernah bilang tempat kostnya tuh mahal sekali satu bulan bayarnya sekitar 600.000-an tapi aku tdk menygka bahwa rumah kostnya sebagus ini, soalnya biasanya dimana-mana tempat kost identik dengan rumah sederhana, tapi kali ini ternyata aku melihat sebuah rumah kost yg megah.

Akhirnya terpaksa aku menyudahkan lamunkanku karena aku mendengar teriakan 3 orang wanita, yg ternyata teman kostnya Deris, setelah itu aku dikenalkan Deris dengan ketiga teman kostnya itu. Nama ke tiga anak kost itu ada Silvi, Milka, Sonia. Silvi adalah seorang wanita yg aku perkirakan berusia sekitar 23 tahun, cukup cantik dengan rambut ikal sebahu.

Milka seorang wanita berusia 22 tahun, mahasiswi tingkat akhir di kampus yg sama dengan aku dan Deris, walaupun tdk terlalu cantik tapi dada dan pantatnya terlihar padat dan menantang lalu Sonia seorang wanita yg berusia 24 tahun dan terlihat paling cantik diantara Silvi dan Milka.

Singkat cerita akhirnya kami berlima pesta pora merayakan wisuda Deris, memang aku sempat tanya ada berapa anak kost di rumah ini menurut mereka ada 5 orang semuanya wanita tapi yg satu sekarang sedang pulang ke kampung halamannya.

Lalu aku juga sempat tanya dimana majikannya, lalu kata mereka majikannya ada di Canada, dan segala keperluan rumah sudah diserahkan kepada seorang pembantu rumah tangga yg sengaja disiapkan disana.

Lalu disela-sela obrolan kami, aku sempat melihat ada seorang gadis yg berusia sekitar 21 tahun keluar dari dalam, aku pikir ini juga anak kost disini karena dia terlihat amat cantik hanya bedanya kecantikan gadis yg baru kulihat ini lebih alami dan natural. Dan rupanya Deris melihatku sedang memperhatikan gadis itu sehingga dia berkata

“Hei Vick, sudah donk masa lu ngeliatin si Susi saja”,
“Oh, jadi dia namanya Susi toch, apa dia juga anak kost disini?” tanyaku.
Eh mereka semua malah pada senyum, lalu Sonia bilang
“Vicky…, Vicky…, sudah aku bilang disini cuma ada 5 orang plus 1 pembantu, dan sekarang teman kami yg satu sedang pulang kampung!”.
“Jadi artinya Susi itu pembantu kalian donk”, potongku dan mereka semua menjawab serempak “Pinter”, dan setelah itu mereka mengolok-ngolokku, karena menurut mereka aku tuch naksir sama Susi.

Lalu mungkin gara-gara itu kami jadi ngelantur bercerita tentang Susi, dan akhirnya mereka berempat mengajakku taruhan bisa tdk aku mengajak Susi yg masih virgin dan tdk pernah pergi sama laki-laki itu ML denganku.

Aku sempat bilang lu orang pada gila yach, tapi karena aku diolok-olok dan dikatain chicken, dll akhirnya aku sanggupin juga dech untuk mencobanya, lalu aku bilang

“Tapi dengan syarat lu orang harus membantu rencanaku, dan kalau aku berhasil taruhannya apa donk?” dan akhirnya setelah mikir sejenak Sonia bilang

“Kalau kamu berhasil kamu boleh minta apa saja”,

“Oke…” jawabku.
Lalu aku bilang,

“Aku punya rencana begini, nanti aku pura-pura sakit dan tidur di kamar Deris, terus lu suruh dia tolong kerokin aku, lalu pas lagi di kerokin aku akan suruh dia nyalahin VCD yg tentu saja isinya film bokep”. Dan akhirnya Deris dan Sonia yg menuju ke dalam mencari Susi, sedang aku Milka, dan Silvi menuju ke kamar Deris, disana aku tiduran sambil pura-pura pakai balsem, dan seperti orang masuk angin.

Tdk beberapa lama kemudian, aku lihat Susi dan bersama Deris dan Sonia, lalu akhirnya mereka berempat keluar tinggal aku dan Susi berdua di kamar. Lalu aku dengar ada suara yg sangat lembut menyapaku

“Ada apa Mas?”, lalu dengan gugup aku menyahut

“Nggak nich Mbak, saya sepertinya masuk angin, bisa minta tolong kerokin nggak yach?”.

“Boleh Mas”, jawab Susi lagi, lalu dia mengambil minyak kayu putih dan uang logam seratusan, dan dia menyuruh aku membuka baju lalu dia mulai mengeroki badanku. Dan seperti rencanaku akhirnya aku meminta tolong padanya mengambilkan remote, lalu aku menyalakan TV dan VCD.

Dan setelah menyala, langsung dech terlihat adegan syur di TV, dan aku merasakan seketika itu juga uang logam yg dipegang Susi jatuh ke lantai, lalu aku bilang ke Susi.

“Sus, maaf yach saya mau nonton film ini soalnya besok pagi sudah harus dikembaliin, kamu nggak ‘pa-‘pa kan yach?”.

Lalu dengan gugup aku lihat dia bilang

“Nggakk pappaa kok, Mas”, lalu aku tanya lagi

“Kamu pernah nonton film beginian Sus?”,

“Dan dia bilang belum pernah, Mas”, lalu aku lihat dia mengambil duit logam dan kembali mengerokiku dan aku kembali menikmati adegan syur di depan mataku, tapi lama kelamaan aku merasakan kerokan Susi semakin melemah dan nafasnya kian memburu dan lalu aku pikir ini adalah saat terbaik untuk memulainya.

Lalu akhirnya tanganku mulai menyentuh pahanya, dan karena tdk ada reaksi menolak lalu tangan aku mulai semakin naik dan akhirnya sampai di payudaranya dan lagi-lagi dia diam, lalu aku langsung balik badan dan langsung memeluk dan menciumnya, dan karena dia masih virgin dia agak lama baru membalas ciumanku, dan walaupun tampak kaku, aku merasakan kenikmatan tersendiri.

Setelah itu aku mulai perlahan-lahan membuka kaos dan roknya, dan lalu aku mulai meremas-remas payudaranya yg hanya dilapisi oleh BH warna krem, dan aku lihat dia tuch meringis kenikmatan, dan setelah puas bermain di payudaranya tanganku segera kebawah dan meraba-raba CD-nya yg sudah basah, lalu aku mulai mengesekkan jariku perlahan-lahan dan aku lihat dia tuch semakin menggelinjang kenikmatan, setelah itu aku membuka CD-nya dan kemudian mulai menjilat-jilat memeknya, dan mencari clitnya.

Dan sewaktu lidahku bermain di dalam memeknya tanganku kembali bergerak ke atas dan membuka BH-nya dan bermain di atas payudaranya 15 menit kemudian, aku sudahi permainanku di memeknya, dan aku-pun mulai mencopot kemeja dan celanaku di depan Susi, dan mungkin karena tdk tahu apa yg harus dilakukannya Susi diam saja, dan pas aku menurunkan CD-ku, Susi berteriak kecil

“Ahh..” dan aku jadi kaget, dan aku bilang
“Ada apa Sus?”, dan dia bilang
“Saya ngeri ngeliat barang Mas”.

Dan lalu dengan senyum aku bilang tdk apa-apa, lalu aku bawa tangannya ke penisku, dan lalu dengan malu-malu dia memegang penisku dan mengocoknya pelan-pelan. Dalam hati aku berkata wah nich anak pinter juga, baru sekali nonton BF tahu apa yg harus dilakukannya.

Dan tdk beberapa lama kemudian aku suruh dia mengisap penisku, tapi mula-mula dia bilang nggak mau karena geli tapi karena terus di paksa akhirnya dia lakukan juga. Dan untuk seorang pemula hisapan Susi cukup hebat (walaupun tdk sehebat Vita), setelah puas aku lalu menyuruhnya udahan dan kemudian aku bersiap-siap untuk memasukkan penisku ke liang senggamanya, dan sesampainya di depan liang kenikmatannya dia langsung bangun dan bilang “Nggak boleh donk Mas kan saya masih perawan”.

Dalam hati aku berkata sial nich cewek bisa kalah dech aku, tapi akhirnya aku nggak kehabisan akal lalu perlahan-lahan aku bilang kalau dia nggak mau yach sudah saya nggak masukin semua hanya ujungnya saja dan itu nggak merusak selaput daranya.

Akhirnya dengan perjuangan keras aku diijinkan untuk memasukkan kepala penisku di liang surganya, dan lalu aku mulai memasukkannya perlahan-lahan. Dan seperti dugaanku liang senggamanya amat sempit sehingga aku agak menemui kesusahan memasukkan kepala penisku.

Dan setelah masuk aku mulai menarik dan memasukkannya perlahan-lahan, dan seperti dugaanku Susi keenakan, dan dia lalu berkata

“Mas masukkin semua donk masa kepalanya doank!” lalu dengan pura-pura bodoh aku bilang
“Kata kamu kepalanya saja, tapi lalu dia bilang
“Nggak ‘pa-‘pa dech Mas ayo donk cepat Mas!”. Akhirnya aku memasukkan sisa penisku ke memeknya.

Setelah masuk aku mulai menggoyangkannya, beberapa menit kemudian aku menarik penisku dan menyuruh dia nungging dan aku melakukannya dengan posisi dog style, sekitar 10 menit kemudian aku dengar Susi bilang “Mas kok saya tiba-tiba mau pipis sich yach?” terus aku bilang “Kalau itu bukan pipis tapi tandanya kamu hampir orgasme”. Dan aku suruh dia tahan sebentar karena aku juga sudah mau keluar dan 3 menit kemudian aku keluar barengan dengan dia.

Setelah itu aku dan dia jatuh ke ranjang, dan aku sempat lihat spermaku yg berceceran di lantai beserta beberapa bercak darah, setelah itu aku bilang terima kasih ke dia, dan dia lalu keluar kamar dan aku pun ke kamar mandi untuk membersihkan badanku yg penuh dengan keringat.

Setelah aku selesai mandi, aku lalu keluar kamar dan aku nggak menemui Deris, dan ketiga kawannya di ruang depan, dan aku sempat clingak-clinguk dech nyariin mereka, dan tiba-tiba aku dengar ada suara yg memanggilku dari arah sebelah kiriku, “Vick, sini donk Vick, kita juga mau ngerasain barang kamu donk”. Spontan aku menghadap ke asal suara tersebut dan aku lihat Silvi yg sudah berada dalam keadaan polos memanggilku di muka pintu kamarnya.

Langsung dech adikku yg tadinya sudah kembali tidur tegak lagi, dan segera aku menyamperi Silvi yg memang sudah menungguku, sesampainya di dalam kamar aku sampai kaget melihat ternyata di dalam kamar itu bukan hanya terdapat Silvi saja tetapi juga ada Deris, Sonia, dan Milka, hanya mereka bertiga masih berpakaian lengkap.
Aku bilang ke Deris,

“Tuch kan Ris, aku berhasil kan naklukin Susi”

“Iya dech Vick, kita percaya sekarang”. Setelah itu aku langsung bilang

“Ayo sekarang aku minta hadiahku”. Lalu jawab mereka “Eloe minta hadiah apa?”.
Langsung dech otakku mikir minta apa yach, terus aku bilang

“Aku pengen tidur bareng kalian bertiga sekaligus”, dan reaksinya mereka berempat langsung teriak

“Yes, siapa takut memang itu kok yg kami harapkan”, lalu Silvi sempat nambahin,

“Tahu nggak Vick, kenapa aku bugil supaya lu nafsu lihat aku dan minta ML sama aku ternyata siasat aku berhasil, lagian tadi kan pas lu ML sama Susi kita pada ngintip lho”, dan aku langsung dech berpura-pura terkejut padahal sich aku tahu kok he he he, tapi aku diam saja sok cool.

Setelah itu Milka, Deris dan Sonia mulai striptease di depanku sambil perlahan-lahan membuka bajunya satu persatu sampai mereka semua benar-benar bugil, dan akibatnya adikku yg memang dari tadi sudah bangun jadi semakin tegak.

Setelah mereka selesai dengan baju mereka sendiri mereka dengan ganas langsung menyerbuku, dan dengan penuh nafsu birahi, mereka mempreteli baju dan celanaku satu demi satu, dan ketika celana dalamku diturunkan mereka sempat terpesona melihat barangku, lalu tiba-tiba Deris menunduk dan langsung menjilat-jilat penisku sementara Milka langsung mengarahkan memeknya ke mulutku yg langsung saja kusambut dengan jilatan-jilatan di sekitar memeknya.

Sementara itu tanganku menggeraygi payudara Sonia, sementara itu pula Sonia menjilat payudara Silvi, lalu kami saling berganti-ganti posisi, setelah puas dengan gaya tersebut aku mulai bangkit dan mula-mula aku mengarahkan penisku ke arah memek Deris, dan sumpah aku menemui kesulitan untuk memasukkan penisku tersebut tapi dengan upaya keras akhirnya aku berhasil untuk memasukkannya.

Setelah beberapa lama aku dengar Deris merintih dengan keras dan akhirnya dia orgasme, lalu kucabut penisku dari liang senggamanya, dan aku sempat lihat ada bercak darah di penisku, dan aku sempat tanya

“Ris, lu masih virgin yach?” dan Deris menjawab katanya

“Kami berempat masih virgin Vick”, busyet aku hoki benar dalam semalam dapat 5 cewek masih virgin semua.

Lalu aku mulai mencoba memasukkan penisku ke memek Silvi, kali ini aku lebih pelan-pelan dan santai, walaupun sulit tapi tdk sesulit sewaktu aku memasukkan penisku ke memek Deris, mungkin karena penisku sekarang sudah basah, dan kulihat memek Silvi pun sudah sangat basah, lalu aku kembali memaju mundurkan pantatku, sekitar 10 menit aku merasa bahwa spermaku akan segera keluar. lalu aku langsung menurunkan tempo goyanganku, dan segera aku mulai mengalihkan permainanku ke arah payudara Silvi.

Setelah beberapa lama aku kembali mulai mempercepat goyangan pantatku, tapi itupun tak bertahan lama karena 5 menit kemudian aku sudah ingin mengeluarkan sperma lagi, sebetulnya ingin aku tahan tapi karena aku kasihan sama Silvi orgasmenya tertunda melulu, terpaksa aku malah mempercepat laju permainanku dan 3 menit kemudian aku bilang sama dia

“Aku sudah mau keluar nich, aku keluarin di dalam atau di luar?”. Lalu dia jawab

“Di dalam saja”. Akhirnya aku dan dia keluar secara bersamaan.

Setelah itu aku merebahkan diri ke tempat tidur, tapi baru sepuluh menit aku tiduran aku merasakan barangku saja yg dijilat-jilat, dan ternyata aku lihat kali ini Milka yg menjilat-jilat barangku, akhirnya adikku bangun lagi dech dan aku langsung melepas barangku dari mulutnya dan langsung mengarahkan barangku ke kemaluannya, dan kali ini aku kembali menemui kesulitan, karena memek Milka benar-benar sempit, dan kecil, penisku sampai perih rasanya, akhirnya dengan sedikit paksaan aku berhasil juga memasukkan barangku ke dalam liang surganya.

Sekitar 15 menit kemudian Milka teriak Vick, aku mau orgasme nich, dan aku langsung bilang

“Tunggu donk aku juga sudah mau orgasme nich”. Akhirnya aku mempercepat pola permainan, dan akhirnya aku keluar barengan dia di dalam liang senggamanya.

Setelah itu aku langsung tiduran lagi, tapi aku liat kali ini Sonia menyamperi aku dan bilang

“Vick giliran aku kapan?”

“terus aku bilang besok saja yach aku cape nich”. Tapi sebagai jawabnya dia malah merenggut dan langsung mengocok-ngocok barangku, dan secara perlahan barangku kembali bangun.

Setelah bangun secara maksimal, Sonia lalu berdiri dan duduk tepat diatas barangku sambil tangannya perlahan membuka bibir kemaluannya, dan aku merasakan perih di sekitar barangku, karena Sonia memasukkannya dengan agak keras, setelah itu dia mulai mengoyang-goyangkan pantatnya naik turun sambil sesekali dia mengoyang-goyangkannya ke depan dan ke belakang, karena merasa nikmat sekali.

Nggak sampai 10 menit aku merasa aku sudah mau orgasme, dan aku bilang ke Sonia

“Son, aku sudah mau orgasme nich”, dan sebagai jawabannya dia mencabut barangku dan mengulum kembali barangku dan akhirnya aku memuntahkan spermaku di mulutnya dan kemudian diminum semua oleh Sonia

“Obat awet muda katanya” Dan aku sich tersenyum saja mendengarnya.

Nggak lama kemudian aku tidur bersama mereka berempat dalam keadaan bugil. Sekitar Jam 7 pagi aku bangun dan menuju kamar mandi untuk mandi karena terus terang badanku lengket semua keringatan. Lalu aku mulai mandi dan menyabuni penisku, mungkin karena terkena tanganku eh adikku malah bangun lagi, dan ketika itu pintu kamar mandi terbuka, lalu aku lihat Deris masuk ke dalam, dan kaget

“Gila lu Vick, mau onani yach, ngapain Vick, sayangkan lu buang gitu saja, mending buat aku.

Setelah itu Deris nyamperin aku dan mulai memain-mainkan barangku sebentar lalu dia mulai mengulum penisku, sekitar 15 menit dia mengulum penisku, sampai akhirnya aku mengeluarkan spermaku di dalam, dan kemudian diminum seluruhnya oleh Deris, nggak beberapa lama kemudian dia malah nungging dan minta di fuck dengan posisi doggy style.

Tadinya aku sudah mau nolak dan jelasin bahwa sebenarnya aku lagi bersihin barangku bukan onani, tapi karena nafsu lihat pantat mulus akhirnya aku masukin juga barangku ke memeknya, dan kali ini aku nggak sesulit sewaktu memasukkan barangku tadi malam, dan setelah puas dengan doggy style dia malah minta fuck dengan gaya monyet, dimana aku ngefuck sambil ngegendong dia, yach sudah dech akhirnya aku lakukan juga permintaan dia.

5 menit kemudian aku merasa bahwa aku mau orgasme, dan dia bilang
“Yach sudah Vick keluarin di dalam saja, aku pengen ngerasain sperma kamu kok” Akhirnya aku keluarin juga dech spermaku di dalam memeknya, lalu setelah itu kita malah mandi bersama dan sekitar pukul 9 pagi aku balik ke rumah dan tidur sampai malam.
Cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita ngentot, foto sex, berjudul “Cerita Dewasa Tempat Kos Yang indah” hot terbaru 2017


Demikianlah Artikel Cerita Dewasa Tempat Kos Yang indah

Sekian Blog Lendir Cerita Dewasa Tempat Kos Yang indah, Mudah-mudahan bisa membantu kalian yang sedang kesepian dan bisa menghantarkan tidur pulas hahhaha

Anda sedang membaca artikel Cerita Dewasa Tempat Kos Yang indah dan artikel ini url permalinknya adalah http://musimlendir.blogspot.com/2017/01/cerita-dewasa-tempat-kos-yang-indah.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Tag : ,,,,,

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Cerita Dewasa Tempat Kos Yang indah"

Post a Comment