Bandar Sakong Bandar Q Bandar Sakong Bandar Sakong

Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Revi

Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Revi - Hallo Semuanya, Kali ini Musim Lendir, akan mencoba memberikan cerita dewasa Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Revi, Silahkan membaca dengan khusu biar Lendir lancar di buang hahahah...

Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Revi
Judul Cerita : Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Revi
Bandar Sakong Bandar Sakong

lihat juga


Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Revi

Musimlendir kali ini menghadirkan cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita ngentot, foto sex, berjudul “Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Revi” hot terbaru 2016

Cerita Sex Terbaru | Nama saya Randi dan saya saat ini sedang kuliah di salah satu PTS di salah satu kota besar di Indonesia, dan hari ini adalah hari pertama saya datang ke kota ini karena besok perkuliahan saya sudah dimulai. Sesudah sampai dari kampung, maka saya segera menuju tempat kost saya karena saya sendiri sebenarnya belum mengenal kost baru itu.

                                             Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Revi
                                                   

Cerita Ngentot | Sesampainya saya segera menekan bel tapi kemudian terdengar dari rumah sebelah seorang wanita setengah baya memanggil saya dan berkata,

“Kamu Randi yach?”
Dan saya menjawabnya,
“Iya, kok tahu?” tanya saya penuh rasa ingin tahu.
Lalu wanita itu segera berkata,
”Nggak, saya adalah ibu kost rumah ini dan saya tinggal di sebelah sini.”
Lalu saya bergumam,
“Ooh..”

Setelah itu ibu ini segera membawa saya untuk masuk dan mengenalkan tempat kost ini. Setelah di dalamnya ibu itu segera menerangkan keadaan rumahnya, rumah ini terdiri dari 4 tingkat dan di dalam sudah ada penghuninya yaitu sepasang suami istri yg menyewa tingkat 2, seorang wanita yg menghuni tingkat 3 dan 3 orang mahasiswa dari luar kota yg menghuni tingkat 4 yg terdiri dari 4 ruangan kamar 3×2 meter dan kami masing-masing menempati kamar-kamar ini, dan kamar untuk saya tepat menghadap ke arah tempat jemuran.

Setelah itu saya pun berkenalan dengan para mahasiswa ini dan malamnya ketika kami sedang menonton TV (yg di letakkan di tingkat 3) tercium oleh saya wangi parfum yg sangat mengoda. Ternyata seorang wanita yg saya taksir berusia sekita 35 tahun naik ke atas dan dialah yg menghuni kamar di tingkat 3 ini.

Lalu saya pun segera berkenalan dengannya dan dia bernama Lusi, tapi dilihat dari bentuk tubuh dan wajahnya dia tak beda dengan wanita usia 20-an. Wajahnya terlihat sangat manis belum lagi dada dan pinggulnya yg sangat menantang. Sungguh membuat saya menelan ludah. Lalu saya tahu dari ketiga temen saya kalau Mbak Lusi ini bekerja di salon dan mungkin saja menjadi simpanan seorang pria, lalu saya mengangguk tanda mengerti.

Tak terasa saya sudah tinggal di kost itu hampir 2 minggu dan kalau di pagi hari rumah itu selalu kosong karena selain ketiga teman baru saya itu kuliahnya pagi, Mbak Lusi juga selalu keluar rumah dan sepasang suami istri itu juga jarang pulang ke rumah ini. Singkatnya kalau pagi hari saya selalu sendirian, dan pagi ini saya bangun tentu saja suasana sunyi senyap dan saya melihat keluar jendela yg menghadap ke tempat jemuran tampak oleh saya dijemur celana dalam yg berwarna hitam dan tentu saja saya tahu kalau itu adalah celana dalam Mbak Lusi, tapi entah kenapa timbul niat saya untuk melihat celana dalam itu dari dekat.

Lalu saya pun segera keluar dan setelah melihat situasi cukup aman saya segera mengambilnya ke dalam kamar saya dan di dalamnya saya segera mencium celana dalam itu dan tercium wangi deterjen yg harum. Belum puas dengan tindakan itu, saya segera menurunkan celana sekaligus dengan celana dalam saya dan segera memakai celana dalam itu dan tampak oleh saya sangat memikat yaitu terdapat renda di sekelilingnya dan sekitar selangkangannya terdapat jala-jala yg kalau dipakai oleh Mbak Lusi tentu akan tampak di jala-jala ini bulu kemaluannya.

Langsung saja kemaluan saya segera menegang dan setelah mengembalikan celana dalamnya ke tempat semula. Saya segera masuk ke kamar mandi untuk mandi dan tentu saja saya segera melakukan onani untuk memuaskan nafsu saya. Cerita Sex HOT

Setelah kejadian itu saya hampir setiap pagi mempunyai kegiatan rutin yaitu mengamati celana dalam Mbak Lusi dan tentu saja memakainya sambil melihat keindahannya, dan tak lama kemudian saya sudah hampir dapat mengetahui jumlah celana dalam Mbak Lusi, celana dalam Mbak Lusi berjumlah sekitar 6 potong dan setiap potongnya mempunyai keunikannya baik dalam coraknya maupun warnanya sepeti warna hitam berenda, warna pink dengan lipatan lipatan kecil, dan warna kuning kilat.

Tapi yg paling menarik menurutku adalah celana dalam warna putihnya yg setengahnya yaitu bagian depannya terdiri dari renda dan bagian belakangnya terbuat dari sutra. Selain itu saya juga suka CD-nya berwarna biru langit dan di depannya yaitu tepat di arah selangkangannya terdapat gambar seekor kucing dalam gaya memberikan tanda “peace” (lucu juga celana dalam ini dalam pikiranku).

Semuanya berjalan lancar hingga suatu pagi ketika bangun tentu saja saya segera melihat keluar dan tampak oleh saya celana dalam Mbak Lusi. Lalu saya bermaksud untuk mengambilnya untuk diamati. Begitu melepas jepitan jemurannya dan mengambilnya tiba-tiba terdengar ada suara orang naik ke atas dan tentu saja saya terkejut dan segera melempar celana dalamnya ke lantai lalu saya bermaksud kembali ke kamar saya, tapi baru sampai di pintu saya melihat Mbak Lusi sedang memakai baju tidur terusannya dan Mbak Lusi bertanya kepada saya.

“Lho baru bangun yach?” lalu saya mengiyakannya dan bertanya
“Mbak Lusi nggak kerja hari ini?” dan dijawab
“Nggak, malas tuh,” dan saya segera masuk ke kamar saya dengan perasaan was-was lalu tak berapa lama kemudian terdengar pintu kamar saya diketuk, dengan perasaan berdebar saya membuka pintunya.
Tampak di luar Mbak Lusi dan dengan mata tajam Mbak Lusi berkata,

“Boleh saya masuk? saya ingin bicara sama kamu,” dan saya pun membiarkan Mbak Lusi masuk lalu Mbak Lusi masuk dan bertanya sama saya,
“Kamu tadi mau mengambil celana dalam saya yach?”
“Nggak kok.”
“Apanya yg nggak, buktinya itu celana dalam saya terjatuh di lantai padahal saya sudah menjepitnya dengan kuat.”

Seperti sudah tak dapat disembunyikan saya pun mengakui kalau saya yg mengambilnya. Lalu Mbak Lusi berkata lagi, “Sudah berapa lamu kamu melakukan ini?”

“Sudah hampir 2 minggu Mbak.”
“Apa yg kamu lakukan dengan celana dalam saya?”
“Saya menciumnya lalu memakainya, itu saja kok nggak ada yg lain.”

Lalu Mbak Lusi tersenyum dan berkata,

“Apa enaknya kamu mencium dan memakainya, kamu mau nggak melihat saya yg memakainya dan mencium wangi yg sesungguhnya?”

Seperti mendapat kesempatan emas lalu saya berkata,

“Ah.. Mbak jangan bercanda ah..”
Dan Mbak Lusi berkata,
“Nggak, saya nggak bercanda, saya serius, kalau kamu nggak mau yach sudah, Mbak mau turun,” sambil Mbak Lusi membalikkan badannya.

Tapi saya segera menarik tangannya dan segera berkata, “Saya mau kok Mbak!”

Sedangkan tangan saya satunya lagi segera menarik rok baju tidurnya ke atas dan tampak oleh saya celana dalamnya yg menjadi kesukaan saya yaitu celana dalam berwarna putih dengan renda di bagian depan dan bagian belakangnya terbuat dari sutra.
Lalu Mbak Lusi berkata,

“Ih.. kamu jangan gitu ah..’” tapi saya segera mencium bibirnya yg mengoda itu dan Mbak Lusi membalasnya dengan hisapan dan gigitan kecil dan tangannya memegang kemaluan saya yg sudah mulai mengeras itu, lalu saya melepas ciuman saya sedangkan tangan Mbak Lusi masih di kemaluan saya meskipun cuma dari luar celana tidur saya.

Kemudian saya segera mendorong tubuh Mbak Lusi untuk merapat di dinding, dan kemudian tangan saya mulai bergerilya di daerah sensitifnya dan tentu saja dari luar celana dalamnya tapi tak lama kemudian karena tak sabar saya segera memasukkan tangan saya ke dalam celana dalamnya dan menyentuh kemaluannya, Mbak Lusi mendesah

“Uuh.. geli Ran.. tapi nikmat sekali.. terus.. enak sekali.. uh.. ah..”

Lalu tak lama kemudian kemaluan Mbak Lusi sudah mulai basah. Karena sudah terangsang maka Mbak Lusi segera mendorong tubuh saya ke tempat tidur dan dengan segera Mbak Lusi memeloroti celana saya dan celana dalam saya, lalu dengan pelan dia menjilat kepala kemaluan saya yg sudah menegang itu kemudian memasukannya ke dalam mulutnya hingga masuk semuanya ke dalam mulutnya dan menghisapnya seperti menghisap es batangan. Tanpa sadar karena keenakan saya mendesah. Cerita Mesum HOT

“Uh.. enak sekali Mbak.. isap terus Mbak.. jangan berhenti..!” Lalu tangan saya mulai menjambak rambutnya dan menekan kepalanya terus, sedangkan kaki saya mulai menegang karena keenakan, lalu Mbak Lusi menghentikan kegiatannya.

Kemudian Mbak Lusi mulai membuka baju piyamanya dan tampaklah oleh saya sepasang buah dadanya yg sangat menantang terbungkus oleh BH yg unik sekali, tapi seperti sudah tdk tahan Mbak Lusi segera melucuti BH-nya dan melepas celana dalam sutranya.

Tampaklah oleh saya pemandangan yg sangat indah dengan buah dada yg bulat dan pentilnya yg berwarna kecoklatan menantang dan paha yg mulus tapi yg paling menggoda adalah bagian selangkangan yg ditumbuhi pelindung alami yg cukup lebat tapi terbentuk dan terawat sangat rapi, sungguh membuat saya menelan ludah.

Lalu Mbak Lusi naik ke atas tubuh saya, dan dalam posisi jongkok kemudian mengarahkan lubang kemaluannya ke arah kepala kemaluan saya. Begitu tersentuh, saya dan Mbak Lusi menjerit pelan bersamaan, “Uuh..” dan dengan pelan Mbak Lusi menekan lubang kemaluannya dan kepala kemaluan saya amblas ke dalamnya meskipun tdk terlalu susah tapi untuk ukuran wanita seperti Mbak Lusi kemaluannya termasuk sangat sempit, dan Mbak Lusi berteriak. Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Lusi

“Aduh.. sakit sekali.. tapi terasa nikmat,” dan saya tak hentinya menjerit,
“Terus Mbak.. nikmat sekali kemaluannya.. terus Mbak..” lalu Mbak Lusi makin menekan turun tubuhnya dan tak lama kemudian maka masuklah seluruh batang kemaluan saya yg termasuk ukuran besar itu ke dalam lubang surgawinya.

Kemudian tubuh Mbak Lusi segera menimpa badan saya dan berteriak, “Aduh sakit sekali.. uh.. aduh.. uh.. ahh..” Sesudah istirahat hampir 5 menit lamanya Mbak Lusi mulai bangkit dan batang kemaluan saya tentu saja masih di dalam lubang kemaluannya. Lalu Mbak Lusi mulai menggerakkan pinggulnya maju-mundur sambil tangannya menopang pada tubuh saya dan terdengar suara tubuh kami berbenturan

“Piak pret piak..” dan dengan gerakan yg liar Mbak Lusi menaiki tubuh saya dan sambil terus menggoyg tubuhnya dan terus berpacu untuk mencapai puncak kenikmatan dunia dan terus mendesah,

“Uuh.. ah.. ah.. nikmat sekali.. uh.. ah..” Sedangkan tangan saya tak hentinya meremas buah dadanya dan memainkannya.

Lalu sesudah hampir 10 menit Mbak Lusi berkata,

“Saya mau sampai..”
Saya pun berkata,

“Saya juga Mbak.. tahan sebentar lagi..”
Tak lama kemudian terdengar Mbak Lusi menjerit

“Uuh.. saya sampai.. uh..”
Dan saya juga merasa bendungan saya sudah jebol dan mendesah,

“Uh.. saya juga.. nikmat sekali.. ahh.. enakk..” dan terasa adanya cairan hangat di kemaluan saya, lalu Mbak Lusi jatuh lemas di tubuh saya, sedangkan kemaluan saya juga belum dicabut keluar karena kami sudah lemas sesedah pertempuran yg hebat tersebut.

Lalu setelah hampir 15 menit Mbak Lusi bangkit dan sambil tersenyum berkata,

“Nikmat sekali Ran.. kamu hebat dech..” dan saya berkata,
“Sekali lagi dong Mbak.. yach..!” tapi Mbak Lusi berkata,
“Lain kali aja yach, Mbak capek..’ Lalu saya mengiyakannya dengan sangat kecewa.

Lalu Mbak Lusi bangkit dan bermaksud mengambil pakaiannya, tapi melihat bukit kemaluannya Mbak Lusi, nafsu saya bangkit kembali. Lalu saya menarik tangan Mbak Lusi serta mendorongnya merapat ke dinding lalu saya jongkok dan saya benamkan kepala saya ke selangkangan Mbak Lusi dan dengan pelan saya menjilatinya, dan Mbak Lusi mendesah, “Aduh.. geli.. ah.. udah dech!” sambil tangannya menekan kepala saya, tapi saya tdk menghiraukan peringatannya sambil terus memainkan lidah saya di kemaluannya.

Setelah seluruh bulu kemaluan Mbak Lusi basah, saya beralih ke klitorisnya dan Mbak Lusi mendesah hebat sambil menjambaki rambut saya,

“Uuh.. terus.. enak sekali.. sungguh.. ah.. ahh.. ehmm..” dan terus saja lidahku bermain di klitoris dan lubang kemaluannya.

Tak lama kemudian jambakan Mbak Lusi makin dahsyat dan menjerit serta mencapai orgasme keduanya,

“Aduh.. saya sampai.. terus Ran.. uh.. ehm.. uh.. hu..” dan saya segera menghisap habis seluruh cairan kemaluannya.

Setelah agak lama Mbak Lusi mulai tenang dan setelah itu saya bangkit tapi tubuh Mbak Lusi seperti kehilangan keseimbangan dan mau jatuh, untung saya segera menangkapnya dan dia berkata, “Huh.. kamu ini, Mbak lemas sekali gara-gara kamu..”

Dan saya berkata,

“Sorry Mbak, soalnya saya nafsu sekali melihat Mbak, tapi Mbak Lusi musti janji yach, lain kali Mbak harus menebus kekurangan hari ini.”

Mbak Lusi berkata,

“Iya dech.. Mbak janji tapi sekarang Mbak musti istirahat, Mbak capek sekali, kalau nanti sudah pulih Mbak pasti melayani kamu lagi, tapi sekarang sebagai hukuman kamu musti nemenin Mbak ke bawah, soalnya Mbak lelah sekali nanti jatuh lagi.”

Saya berkata,

“Beres Mbak!”

Setelah mengantar Mbak Lusi ke tempat tidurnya saya mencium pipinya dan berkata,
“Selamat beristirahat Mbak!” Mbak Lusi tersenyum.

Sebelum keluar dari kamarnya, tangan saya pun meremas buah dadanya yg empuk sedangkan tangan satu lagi bergerilya di dalam celana dalamnya dan memainkan bukit kemaluannya.

Mbak Lusi segera melototkan matanya kepada saya dan saya segera berlari keluar dengan tersenyum dan Mbak Lusi berkata,

“Dasar kamu ini nggak pernah puas yach.. dan tolong kunci pintunya..!” dan saya menjawabnya penuh kepuasan,
“Beres Mbak..’ Lalu saya kembali ke kamar tidur saya lagi.
Cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita ngentot, foto sex, berjudul “Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Revi” hot terbaru 2016


Demikianlah Artikel Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Revi

Sekian Blog Lendir Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Revi, Mudah-mudahan bisa membantu kalian yang sedang kesepian dan bisa menghantarkan tidur pulas hahhaha

Anda sedang membaca artikel Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Revi dan artikel ini url permalinknya adalah http://musimlendir.blogspot.com/2017/01/cerita-sex-tergoda-celana-dalam-mbak.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Tag : ,,,,,

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Cerita Sex Tergoda Celana Dalam Mbak Revi"

Post a Comment